Ahmad Dhani Laporkan Caleg Nasdem ke Bareskrim Terkait Persekusi
"Laporan sudah kita laporkan dan sukses ini diterima dengan baik dan ini pelaporan dari saya," kata Dhani kepada wartawan di kantor Bareskrim Polri, gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2018).

Dhani mengatakan Edi Firmanto (EF) merupakan seorang caleg dari Partai NasDem. Menurut Dhani, EF tidak takut dilaporkan karena posisi NasDem yang dekat dengan Kejaksaan. Agen Bola Terpercaya
"Untung kita dapat namanya dan ternyata yang melaporkan saya inisial EF, dia caleg dari Partai NasDem dan kita tahu Partai NasDem dekat dengan Kejaksaan kemungkinan dalam bayangan dia bisa jadi P21 karena kita tahu NasDem dekat dengan kejaksaan," kata Dhani. Agen Poker Online INDONESIA
Pelaporan Dhani ke Bareskrim itu tertuang pada Nomor Polisi LP/B/1337/X/2018/BARESKRIM tanggal 19 Oktober 2018. Dhani menuduh Edi melanggar Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan junto UU Pasal 18 UU No 9/1998 tentang Kebebasan Berpendapat di Muka Umum.
Selain melaporkan dugaan persekusi, Dhani menyebut akan ada pelaporan-pelaporan serupa dari rekan-rekannya yang berada di Jawa Timur.
"Nanti berikutnya di Surabaya akan ada laporan dari korban-korban persekusi. Kalau saya kan belum terjadi kekerasan. Apa yang terjadi pada saya belum terjadi kekerasan. Seandainya saya nekat seperti teman-teman di Surabaya pasti terjadi. Kita akan kumpulkan mereka-mereka yang di Surabaya pasti terjadi yang dipukuli. diusir, yang kaosnya dipaksa dilepas itu kita semua punya video," ujarnya.
EF disebut Dhani juga melaporkannya terkait pencemaran nama baik ke Polda Jawa Timur. Akibat dari pelaporan itu, diketahui status Dhani menjadi tersangka.
Diketahui, pada 18 Oktober 2018 Dhani menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik. Polda Jawa Timur mengumumkan penetapan tersangka atas Dhani ini setelah polisi memeriksa lewat ahli bahasa dan saksi-saksi.
Kasusnya adalah ujaran Dhani yang termuat di video Facebook. Saat itu Dhani, yang berada di Hotel Majapahit Surabaya, hendak menghadiri deklarasi tagar 2019 ganti presiden pada Minggu, 29 Agustus 2018. Namun dia dihadang oleh sejumlah anggota Koalisi Bela NKRI, sehingga Dhani harus tetap berada di hotel. Saat itulah dia menyampaikan ujarannya. Dalam videonya, Dhani diduga menyebut orang-orang yang menghadangnya idiot.
"Ini yang mendemo, yang demo ini yang membela penguasa. Lucu, lucu. Ini, ini idiot-idiot ini, idiot-idiot ini. Mendemo, mendemo orang yang tidak berkuasa," ucap Dhani dalam video itu.
Sumber : Detik.com


Post a Comment